KOTA PERDAGANGAN, SIMALUNGUN – Mengisi momentum kemuliaan di Bulan Ramadhan 1447 H, sebanyak 25 gabungan komunitas dan unit usaha di Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, menggelar aksi sosial kolaboratif. Kegiatan yang berfokus pada pembagian takjil gratis dan santunan anak yatim ini dipusatkan di pelataran Masjid Agung Al-Munawwarah, Minggu (15/03/2026).
Aksi ini merupakan inisiatif swadaya para pemuda dan pelaku usaha lokal untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menebar manfaat bagi masyarakat sekitar. Dimulai pada pukul 16.30 WIB, ratusan relawan mulai membagikan paket berbuka kepada para pengendara yang melintas di jalur protokol jantung Kota Perdagangan.
Kolaborasi Lintas Sektor di Kecamatan Bandar
Kekuatan utama dari aksi ini terletak pada keragaman elemen yang terlibat. Sebanyak 25 entitas yang terdiri dari komunitas hobi, otomotif, hingga pelaku ekonomi kreatif di wilayah Kecamatan Bandar melebur menjadi satu untuk tujuan kemanusiaan. Adapun elemen yang terlibat di antaranya:
-
Sektor Otomotif & Hobi: Scooter Siantar Simalungun (Mardalan Dalan Hita), PMCC (Motor Classic Club), Goper, Komunitas Pecinta Scooter (Sampan Tao), Auto Ganteng Galery Ban, Amp Mobil dan Animal’s Keeper (AKP Perdagangan).
-
Sektor Kuliner & Coffee: Soedirman Coffee & Space, Gasla Kopi Susu, Titik Seduh, Coffee Solve, Mr. Chicken, Sobat Seblak, Lumpia Beef 888, dan Rumah Makan Putra Tanjung.
-
Sektor Jasa & Kreatif: Ayis Creative , Cici Photret, Gez Cell, Angkat Perfume, AN Chron, Vape Sh**, Brewzy Billiard, Illuxion, Lokaria.co, M Storeperda, hingga Gubuk OPR Perdagangan.
Aksi nyata yang berlangsung di Kota Perdagangan ini berhasil menyatukan puluhan komunitas yang memiliki latar belakang berbeda. Kehadiran mereka membuktikan bahwa solidaritas pemuda di Kabupaten Simalungun tetap terjaga, terutama dalam momen sakral seperti bulan suci Ramadhan. Kolaborasi ini tidak hanya sekadar berbagi, tetapi juga memperkuat jejaring antar pelaku ekonomi kreatif dan hobi di Kecamatan Bandar.
Antusiasme Masyarakat dan Suasana Lokasi
Pantauan di lokasi menunjukkan arus lalu lintas di depan Masjid Agung Al-Munawwarah sempat padat merayap namun tetap tertib. Para relawan dengan sigap membagikan takjil kepada sopir angkutan umum, pengendara motor, hingga pejalan kaki. Keceriaan terpancar dari wajah warga yang menerima paket berbuka, mengapresiasi kepedulian para pemuda Kota Perdagangan.
Tidak hanya pembagian makanan, suasana kekeluargaan sangat terasa saat perwakilan komunitas berbincang santai dengan warga. Hal ini menunjukkan bahwa peran komunitas bukan hanya sebagai wadah hobi, melainkan juga sebagai pilar sosial yang mampu menyentuh langsung lapisan masyarakat di Kabupaten Simalungun.
Santunan Anak Yatim di Masjid Agung Al-Munawwarah
Selain pembagian takjil, agenda utama kegiatan ini adalah pemberian santunan kepada puluhan anak yatim yang berasal dari wilayah sekitar Kecamatan Bandar. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis di pelataran Masjid Agung Al-Munawwarah dengan suasana penuh khidmat.
“Kami ingin menjadikan Ramadhan kali ini sebagai momentum untuk bersatu. Dengan kolaborasi 25 gabungan komunitas dan usaha ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam membantu adik-adik yatim di wilayah Kota Perdagangan,” ungkap Derry Syah’putra, salah satu koordinator lapangan di sela kegiatan.
Kegiatan ini juga menjadi cerminan kebangkitan energi positif para pelaku usaha lokal. Keterlibatan unit usaha seperti coffee shop, jasa fotografi, hingga bengkel otomotif menunjukkan bahwa sektor ekonomi mikro di Perdagangan memiliki tanggung jawab sosial (CSR) yang kuat terhadap lingkungan tempat mereka bernaung.
Harapan dan Dampak Sosial Berkelanjutan
Pemilihan lokasi di depan Masjid Agung Al-Munawwarah dinilai sangat tepat karena merupakan ikon religi di Kabupaten Simalungun yang strategis. Warga Kota Perdagangan yang melintas memberikan apresiasi positif terhadap kekompakan para pemuda tersebut yang dinilai mampu menggerakkan aksi sosial secara mandiri dan terorganisir tanpa bergantung pada bantuan pihak luar atau instansi tertentu.
Aksi kolaborasi ini diharapkan tidak hanya berhenti di satu momen saja, melainkan menjadi pemantik bagi gerakan sosial berkelanjutan di masa depan. Persatuan yang terjalin antar komunitas dan pengusaha lokal ini menjadi modal penting bagi kemajuan sektor sosial dan ekonomi di Kecamatan Bandar. Semangat “Gotong Royong” yang ditunjukkan hari ini menjadi bukti bahwa pemuda Simalungun adalah agen perubahan yang nyata.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama di area Masjid Agung Al-Munawwarah dan sesi dokumentasi seluruh elemen pendukung. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, seluruh anggota komunitas berbaur dalam obrolan hangat, menegaskan kembali bahwa di Kota Perdagangan, persaudaraan adalah di atas segalanya.






