SIMALUNGUN, PERDA.ID – Koordinator Forum Pemuda Simalungun melayangkan pernyataan sikap tegas terkait kondisi wilayah Perdagangan yang dinilai kian mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan langsung kepada redaksi melalui pesan singkat pada Sabtu (25/4/2026).
Dalam keterangannya, Forum Pemuda Simalungun menyoroti kondisi kota perdagangan yang kian darurat akibat peredaran narkoba yang merajalela, hiburan malam tak terkendali, dan infrastruktur yang terbengkalai tanpa kepastian.
“Kami, Forum Pemuda Simalungun—suara dari generasi yang hidup di tengah realita kota perdagangan yang mulai kehilangan arah,” tegas Koordinator Forum Pemuda Simalungun dalam pernyataan tertulisnya.
Menurut mereka, di saat kota perdagangan seharusnya menjadi pusat pertumbuhan, wilayah tersebut kini justru terjebak dalam bayang-bayang kerusakan sosial. Pemerintah dinilai telah gagal menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keselamatan masyarakat.
BACA JUGA : Meresahkan Warga, Ketua YLBH-CNI Desak Penutupan Hiburan Malam “Brewzy Bar” di Perdagangan
“Karena kota perdagangan tidak boleh dibangun di atas kehancuran moral. Karena pembiaran hanya akan mempercepat keruntuhan,” lanjutnya dalam isi pesan tersebut.
Pihak Forum Pemuda Simalungun menyatakan akan bersuara lebih keras dan bergerak lebih luas untuk melawan segala bentuk pembiaran di wilayah tersebut. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak diam dan bersiap melakukan perlawanan jika tidak ada perubahan nyata.
“Ini bukan sekadar kritik. Ini peringatan keras. Jangan biarkan kota perdagangan ini berubah menjadi kota kehancuran,” tutup pernyataan tersebut dengan tegas.






