SIMALUNGUN,PERDA.ID– Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei kembali memperkuat posisinya sebagai magnet investasi global di Sumatra Utara. Hal ini ditandai dengan peresmian (Grand Opening) pabrik oleokimia baru milik investor asal Turkiye, PT Evyap Sabun Indonesia, yang berlokasi di Nagori Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Kamis (2/7/2026).
Fasilitas produksi teranyar ini akan berfokus pada pengolahan fatty acid (asam lemak), gliserin, serta sabun batang yang ditargetkan untuk memenuhi pasar ekspor internasional.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang, yang hadir langsung memberikan sambutan menegaskan bahwa kehadiran raksasa perawatan pribadi asal Turkiye ini merupakan bukti nyata tingginya kepercayaan investor global terhadap iklim investasi di Indonesia.
BACA JUGA : Investasi KEK Sei Mangkei Capai Rp119 Triliun, Bupati Simalungun Resmikan Hilirisasi PTPN IV
“Investasi ini sekaligus menjadi bukti keberhasilan pengembangan KEK dalam membangun ekosistem industri yang kompetitif melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola kawasan, dan para pemangku kepentingan,” ujar Rizal Edwin.
Kehadiran PT Evyap Sabun Indonesia semakin memperpanjang catatan positif performa KEK Sei Mangkei dalam menarik modal dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di wilayah Simalungun dan sekitarnya.
Berdasarkan data resmi Dewan Nasional KEK hingga Triwulan I Tahun 2026, KEK Sei Mangkei tercatat telah berhasil merealisasikan investasi kumulatif sebesar Rp31,8 triliun. Tidak hanya dari sisi materi, ekspansi industri di kawasan strategis ini juga telah berhasil menciptakan sebanyak 14.689 lapangan kerja.
BACA JUGA : Pemprov Sumut Rayu Investor Jepang Garap KEK Sei Mangkei dan Proyek BRT
Peresmian ini dihadiri langsung oleh jajaran petinggi Evyap Group, di antaranya CEO Evyap Group Mehmed Evyap, Anggota Dewan Direksi Omer Evyap, serta CEO Evyap Life Chemistry Datuk Saw Lee Chyan.
Selain pihak internal perusahaan, agenda strategis ini juga disaksikan oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan diplomat, antara lain Duta Besar RI untuk Republik Turkiye Achmad Rizal Purnama, Trade Counsellor Kedutaan Besar Turkiye di Indonesia, serta Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Heldy Satrya Putera.
Hadir pula perwakilan dari negara tetangga seperti Konsulat Jenderal Malaysia Hazreena Bin Lop Osman, perwakilan Miki Thailand Yohel Matsubara, serta jajaran unsur pimpinan daerah dan perwakilan perusahaan di lingkungan KEK Sei Mangkei.
Rangkaian acara ditutup dengan pertunjukan budaya, pemutaran film profil perusahaan, serta prosesi simbolis penekanan tombol aktivasi sebagai tanda dimulainya operasional pabrik secara resmi.
Guna memastikan seluruh rangkaian peresmian investasi berskala internasional ini berjalan kondusif, pengamanan ketat di sekitar lokasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Bosar Maligas Iptu Sonni Gaperkasa Silalahi berkoordinasi dengan pihak pengelola kawasan dan keamanan internal perusahaan. Ditargetkan, operasional penuh pabrik ini dapat segera memberikan multiplier effect bagi peningkatan ekonomi masyarakat lokal.(RED)






