SIMALUNGUN, PERDA ID — Sejumlah tokoh pemuda, organisasi, komunitas, pegiat media, dan unsur lainnya menggelar pertemuan silaturahmi sekaligus diskusi terkait rencana aksi peduli lingkungan dan pengembangan program kepemudaan di wilayah Perdagangan, Kabupaten Simalungun.
Pertemuan berlangsung Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB di Oren Coffee Brewer, kompleks ruko belakang Alfamart, Jalan Medan–Pematangsiantar Km 10, Nagori Beringin, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Hadir dalam pertemuan tersebut Founder Perda ID Hafidz Muchlizar atau Gopis, Direktur Utama Media Perda ID Anggi Nasution, Pembina Komunitas Perdagangan Runners sekaligus Sekretaris Jenderal TIDAR Simalungun Ari Ashari, serta Jefri selaku tokoh pemuda Perdagangan I.
Pertemuan juga dihadiri Founder Aktivis Kemanusiaan K-SP Papa Kenzie yang juga Ketua TIDAR Simalungun, serta Reviel Damanik selaku Tenaga Penasehat K-SP Papa Kenzie
Pembahasan antara lain menindaklanjuti rencana aksi peduli lingkungan yang akan dilaksanakan di pusat Kota Perdagangan pada 6 September 2026. Kegiatan tersebut direncanakan berupa aksi pembersihan pasir dan debu di sejumlah titik yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan.
Papa Kenzie menyampaikan dukungan terhadap rencana tersebut. Menurut dia, kegiatan sosial akan lebih efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi antara komunitas, pemuda, media, pelaku usaha, dan unsur pemerintahan.
Sementara itu, Reviel Damanik memberikan sejumlah masukan terkait rencana program kepemudaan, terutama mengenai pentingnya komunikasi dan koordinasi dengan unsur pemerintahan agar kegiatan dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Gas terus, nanti kita siap turun ke Perdagangan,” ujar Reviel dalam pertemuan tersebut.
Selain persoalan lingkungan dan program kepemudaan, pertemuan turut membahas upaya membantu masyarakat yang membutuhkan pendampingan dalam persoalan sosial dan kemanusiaan, termasuk warga yang sedang sakit.
Papa Kenzie menyatakan kesiapan untuk membantu apabila terdapat laporan masyarakat yang membutuhkan perhatian.
“Kita siap bantu dan bimbing. Selagi itu positif, kita selalu membuka ruang,” ujarnya.
Dalam rencana tersebut, Perda ID diharapkan dapat menjadi salah satu narahubung dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menghubungkan warga dengan pihak yang memiliki kapasitas untuk memberikan pendampingan.
Founder Perda ID Hafidz Muchlizar mengapresiasi peran Ari Ashari yang selama ini dinilai membuka ruang komunikasi antara Perda ID dengan berbagai figur, komunitas, organisasi, lembaga, serta unsur pemerintahan dan swasta.
“Pada awal perjuangan Perda ID untuk hidup kembali, sosok Bang Ari Ashari menjadi salah satu acuan kami untuk terus berdampak dan melebarkan sayap dalam kebermanfaatan informasi publik yang jujur dan benar, sekaligus menghadirkan dampak nyata yang bisa dirasakan masyarakat lokal Perdagangan,” kata Gopis.
Ia mengatakan media lokal tidak hanya memiliki peran dalam menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari ekosistem kolaborasi yang positif di tengah masyarakat.
“Kami harus menjadi media yang berbeda, punya berita yang berbeda dan memiliki program nyata di lapangan. Nantinya kawan-kawan juga bisa mengambil bagian dalam mengembangkan kemampuan mereka di industri kreatif dan digital yang sedang berkembang seperti saat ini,” ujarnya.
Rencana aksi bersih-bersih pasir dan debu tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 September 2026 di pusat Kota Perdagangan. Kegiatan direncanakan melibatkan pelaku usaha tangkahan pasir, Pemerintah Kelurahan Perdagangan I, komunitas di wilayah Perdagangan, serta unsur Muspika Kecamatan Bandar.
Rencana kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas unsur untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekaligus mendorong keterlibatan pemuda dan komunitas dalam kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.






