PERDAGANGAN, PERDA.ID – Musibah kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah di Jalan Bahagia, Pasar 1A, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun pada Selasa (17/03/2026) siang sekitar pukul 14.33 WIB.
Rumah milik Ibu Lina, seorang kader aktif Kelurahan Perdagangan III, dilaporkan rata dengan tanah. Tak hanya bangunan, si jago merah juga melalap satu unit mobil dan dua unit sepeda motor yang terparkir di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun tim PERDA.ID di lapangan, peristiwa memilukan ini terjadi sesaat setelah Ibu Lina kembali dari Medan usai mengantarkan anaknya ke bandara. Setibanya di rumah, korban sempat beristirahat dan melaksanakan ibadah shalat.
Nahas, usai menunaikan shalat, Ibu Lina dikejutkan dengan kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi dari area dapur.
“Baru saja pulang dari Medan antar anak, lalu masuk rumah untuk shalat. Begitu selesai, dilihat di bagian dapur sudah ada asap besar,” ungkap salah seorang saksi mata yang turut membantu di lokasi.
Diduga kuat, api dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) listrik di area dapur. Karena material bangunan yang mudah terbakar, api menjalar dengan sangat cepat dalam hitungan menit.
Dalam situasi mencekam, Ibu Lina sempat berupaya masuk kembali ke dalam kepungan asap untuk menyelamatkan dua unit sepeda motor milik anaknya. Namun, langkahnya terhenti akibat ledakan keras dari arah belakang rumah yang memicu api menyambar lebih luas.
“Kondisi motor dalam keadaan terkunci stang, jadi sangat sulit digeser. Apalagi tiba-tiba ada ledakan dari belakang yang membuat api langsung menyambar ke samping rumah,” tambah saksi tersebut.
Akibat sambaran api yang sangat cepat, satu unit mobil yang terparkir tepat di samping rumah juga tidak sempat dievakuasi dan ikut hangus terbakar sebelum warga mampu memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Melihat seluruh harta bendanya ludes dilalap api dalam waktu singkat, Ibu Lina mengalami syok berat hingga jatuh pingsan di lokasi kejadian. Rekan sesama kader kelurahan bersama warga langsung mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan pertolongan medis.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang tiba di lokasi segera berjibaku memadamkan sisa-sisa api dan melakukan proses pendinginan guna mencegah api merambat ke pemukiman padat di sekitarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada taksiran resmi mengenai total kerugian material, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tim redaksi PERDA.ID masih terus memantau perkembangan penanganan pasca-kebakaran serta penyaluran bantuan bagi korban.






