PERDAGANGAN, PERDA.ID – Pasokan air bersih dari PDAM Tirta Lihou Perdagangan mengalami gangguan sejak Jumat (11/9/2026). Hingga Selasa (15/9/2026), aliran air ke sejumlah rumah warga di wilayah Kota Perdagangan dan sekitarnya masih belum kembali normal.
Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima redaksi PERDA.ID, gangguan tersebut berdampak pada sejumlah wilayah, di antaranya kawasan Lormes, area pertokoan Kota Perdagangan, Kampung Jawa, hingga pemukiman warga di sekitarnya.
Sejumlah warga mengeluhkan gangguan distribusi air yang disebut bukan kali pertama terjadi. Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan sehingga pelayanan air bersih kembali normal.
“Udah sering seperti ini. Kalau mati selalu lama, bisa sampai seminggu. Biasanya kalau ditanya, alasannya mesinnya rusak,” ungkap salah seorang warga terdampak kepada PERDA.ID.
Baca Juga : Kejati Sumut Selidiki Dugaan Korupsi PDAM Tirta Lihou, ILAJ Desak Penetapan Tersangka
Untuk memastikan informasi tersebut, tim PERDA.ID mendatangi langsung kantor PDAM Tirta Lihou Unit Produksi Perdagangan guna meminta penjelasan terkait gangguan pelayanan.
Menurut petugas setempat, Pak Purba, terhentinya aliran air disebabkan adanya salah satu komponen atau mesin yang terbakar sehingga mengganggu proses produksi dan distribusi air kepada pelanggan.
Namun, terkait kepastian waktu perbaikan dan kapan aliran air kembali normal, Pak Purba menyebut keputusan tersebut berada pada kewenangan pimpinan atau atasan unit.
PERDA.ID juga telah berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak Unit PDAM Tirta Lihou Perdagangan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, pesan konfirmasi yang telah disampaikan belum mendapat tanggapan dari pihak terkait.
PERDA.ID tetap membuka ruang bagi pihak PDAM Tirta Lihou untuk memberikan penjelasan maupun informasi terbaru terkait penyebab gangguan, proses perbaikan, serta estimasi normalisasi distribusi air kepada masyarakat.












