SIMALUNGUN, PERDA.ID – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan penanganan medis mendesak kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun. Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, turun langsung ke lapangan untuk menjemput dan mengevakuasi Darmawati Damanik (69), warga Huta III Nagori Pematang Gajing, Kecamatan Gunung Malela, Kamis (25/6/2026).
Darmawati diketahui telah tiga bulan terbaring lemah di rumahnya akibat penyakit yang dideritanya. Kondisi kesehetannya yang kian menurun membuat pihak keluarga sempat kesulitan untuk membawa pasien ke fasilitas kesehatan.
Mendengar laporan tersebut, Bupati Anton tidak tinggal diam. Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Simalungun, dr. Debora Haloho, serta perangkat kecamatan setempat, Bupati mendatangi kediaman Darmawati. Dengan pendekatan humanis, Bupati membujuk pasien dan keluarga agar bersedia menjalani perawatan medis yang lebih intensif di rumah sakit.
“Kehadiran pemerintah adalah untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak pelayanan kesehatan yang layak. Kami tidak ingin ada warga yang menderita tanpa sentuhan medis,” ujar Bupati Anton di sela-sela proses evakuasi.
Setibanya di rumah pasien, tim medis dari Dinas Kesehatan melakukan pemeriksaan awal sebelum akhirnya Darmawati dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD Perdagangan.
Guna meringankan beban keluarga, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga memastikan seluruh urusan administrasi medis tertangani dengan baik. Bupati menegaskan bahwa melalui fasilitas kepesertaan BPJS Kesehatan yang difasilitasi pemkab, Darmawati akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis hingga kondisi kesehatannya membaik.
BACA JUGA ; Prioritaskan Anggaran, Pemkab Simalungun Tunda Perbaikan Tujuh Ruas Jalan hingga 2027
“Seluruh administrasi BPJS sudah kita bantu prosesnya agar beliau bisa langsung mendapatkan perawatan tanpa memikirkan biaya. Fokus kita saat ini adalah kesembuhan Ibu Darmawati,” tambah dr. Debora Haloho.
Langkah cepat yang diambil Bupati Simalungun ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah daerah dalam merespons permasalahan kesehatan masyarakat di pelosok wilayah secara responsif dan berkesinambungan.






