SIMALUNGUN, PERDA.ID – Pagi yang sejuk dan mendung mengiringi kunjungan Dandim 0207 Simalungun Letkol (Inf) TNI Agus Mochtadi Rangkuti, SE, MIP ke Kantor FKUB Kabupaten Simalungun, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari momentum menyongsong HUT TNI ke-81, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi antara Kodim 0207 Simalungun dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Simalungun.
Kedatangan Dandim disambut langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Simalungun, Puji Rahmad Harahap, S.Pd., bersama jajaran pengurus FKUB lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Letkol (Inf) TNI Agus Mochtadi Rangkuti, SE, MIP, menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi bersama FKUB dalam mewujudkan keamanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Simalungun.
Dandim juga menyampaikan bahwa dirinya telah bertugas sekitar tiga bulan di Kodim 0207 Simalungun. Menurutnya, silaturahmi menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik sehingga dapat memudahkan pelaksanaan tugas-tugas ke depan.
“Silaturahmi menjadi starter awal membangun komunikasi untuk memudahkan kelancaran tugas-tugas kedepannya,” ujar Dandim.
Ia menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kerja sama dengan para tokoh agama dinilai memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan mencegah munculnya potensi konflik sosial.
Dandim juga mengapresiasi keberadaan dan peran FKUB Kabupaten Simalungun yang selama ini menjadi wadah dalam memfasilitasi komunikasi, konsultasi serta kerja sama antarpemeluk agama.
“Peran aktif FKUB sangat strategis untuk terciptanya harmoni sosial, yang merupakan fondasi kuat bagi persatuan nasional,” tegasnya.
Menurutnya, dalam menjaga persatuan, TNI dalam hal ini Kodim 0207 Simalungun bersama FKUB Kabupaten Simalungun perlu terus membangun komunikasi yang kuat dengan para tokoh agama. Sinergi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya merawat kebhinekaan sekaligus mencegah potensi konflik sosial di tengah masyarakat.
Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung berbagai agenda pembangunan nasional serta menjaga stabilitas pertahanan, khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun.
Ketua FKUB Kabupaten Simalungun Puji Rahmad Harahap, S.Pd., menyampaikan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi dan penghormatan atas kunjungan Dandim beserta rombongan.

Puji menjelaskan, FKUB memiliki peran dalam mendorong dialog antarumat beragama, membantu menangani potensi konflik, serta menyebarluaskan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat.
Menurutnya, upaya menjaga kerukunan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara tokoh agama, masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri untuk membangun solidaritas serta memperkuat kohesi sosial di Kabupaten Simalungun.
“Melalui pendidikan, mediasi, dan sosialisasi, kami berupaya memperkuat kohesi sosial di Kabupaten Simalungun,” ungkap Puji.
Ia juga mengaku merasa tersanjung sekaligus malu karena menurutnya, sebagai pengurus FKUB seharusnya pihaknya yang lebih dahulu bersilaturahmi kepada Dandim. Namun, justru Dandim yang terlebih dahulu datang ke Kantor FKUB Kabupaten Simalungun.
“Seharusnya kami yang bersilaturahmi dahulu ke Dandim, tapi Pak Dandim cekatan malah duluan datang ke kantor kami,” ucapnya merendah.
Dalam kesempatan tersebut, Sapruddin Purba, M.Pd., salah seorang pengurus FKUB Kabupaten Simalungun, turut menyampaikan rencana kegiatan koordinasi FKUB. Ia mengundang Dandim 0207 Simalungun untuk hadir sebagai pemateri dalam rapat koordinasi (rakor) FKUB, khususnya menyampaikan materi wawasan kebangsaan.
Kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai bagian dari penguatan karakter generasi muda sekaligus memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba.
“Kebetulan pengurus FKUB menunjuk saya sebagai ketua panitia rapat koordinasi FKUB sekaligus moderasi keagamaan, maka kami mengharapkan kehadiran Bapak Dandim untuk menyampaikan materi wawasan kebangsaan dan menekankan bahaya narkoba bagi generasi muda,” kata Sapruddin Purba, M.Pd.
Pertemuan kemudian diisi dengan diskusi mengenai penguatan sinergi antara Kodim 0207 Simalungun dan FKUB Kabupaten Simalungun, termasuk pentingnya wawasan kebangsaan, kecintaan terhadap tanah air serta upaya bersama dalam menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat.
Silaturahmi tersebut ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Dandim 0207 Simalungun dan Ketua FKUB Kabupaten Simalungun. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman dua pohon ketapang sebagai simbol kenyamanan, ketenangan dan kesejukan bagi masyarakat Simalungun.
Penanaman pohon tersebut juga dimaknai sebagai harapan agar suasana kehidupan masyarakat di Kabupaten Simalungun tetap sejuk dan harmonis, sejalan dengan filosofi masyarakat Simalungun, Habonaron Do Bona.
Kegiatan ini menjadi momentum bersama untuk memperkuat komunikasi, menjaga kerukunan antarumat beragama, merawat kebhinekaan serta membangun kehidupan masyarakat Simalungun yang aman, damai dan harmonis.












