Minim Kegiatan Kepemudaan, Sekjen DPD KNPI Simalungun Desak Evaluasi Kepala Dispora

SIMALUNGUN, PERDA.ID – Minimnya kegiatan kepemudaan di Kabupaten Simalungun menjadi sorotan. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Simalungun, Edis Galingging, mengkritik kinerja Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Simalungun yang dipimpin Bob Presly Saragih.

Edis mendesak Bupati Simalungun untuk melakukan evaluasi serius terhadap kepemimpinan Kepala Dispora, termasuk mempertimbangkan pencopotan dari jabatan apabila dinilai tidak mampu menjalankan program kepemudaan secara optimal.

Menurut Edis, minimnya kegiatan kepemudaan terlihat pada momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026. Ia menilai peringatan tersebut seharusnya dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan dan memberdayakan generasi muda di Kabupaten Simalungun.

BACA JUGA : Ahmad Fauzi, Pemuda Pelopor Simalungun 2022, Ingatkan Bupati: Serap Aspirasi Rakyat, Jangan Buang Anggaran Rp450 Miliar

Keberadaan Dispora, menurutnya, seharusnya menjadi motor penggerak dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui program yang terarah, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pemuda, baik di tingkat kecamatan maupun nagori.

Ia menilai pemuda merupakan aset strategis daerah yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang, baik dalam bidang kepemimpinan, kewirausahaan, olahraga, kreativitas, maupun pengembangan kapasitas organisasi kepemudaan.

“Dispora memiliki tanggung jawab besar dalam mendorong kemajuan pemuda. Jangan sampai keberadaan dinas ini hanya sebatas menjalankan rutinitas administratif, sementara kegiatan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh pemuda justru minim,” tegas Edis Galingging.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memastikan program kepemudaan tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi juga diwujudkan melalui kegiatan konkret yang terukur dan berkelanjutan.

KNPI Soroti Peran Dispora dalam Pembinaan Pemuda

Sebagai bagian dari organisasi kepemudaan, Edis berharap Dispora Kabupaten Simalungun dapat membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih kuat dengan organisasi kepemudaan, komunitas, serta kelompok pemuda di berbagai wilayah.

Menurutnya, program pembinaan pemuda harus disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Kegiatan seperti pelatihan kepemimpinan, pengembangan kewirausahaan, pendidikan politik bagi pemuda, peningkatan keterampilan, serta pembinaan atlet dan komunitas olahraga dinilai penting untuk mendapatkan perhatian serius.

BACA JUGA : Perkuat Sinergi Pemuda, SSB Putra Sampantao, Satria Simalungun, dan Karang Taruna Bandar Gelar Silaturahmi

Edis juga mendorong agar anggaran yang dialokasikan untuk sektor kepemudaan benar-benar diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata.

Menurutnya, pelaksanaan kegiatan, sasaran peserta, capaian program, serta dampaknya bagi masyarakat perlu dievaluasi secara terbuka agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan hasil yang optimal.

“Pemuda tidak cukup hanya dijadikan objek dalam program pemerintah. Pemuda harus dilibatkan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Karena itu, Dispora harus mampu menghadirkan program yang menjawab kebutuhan dan tantangan generasi muda saat ini,” ujarnya.

Desak Bupati Evaluasi Kepala Dispora

Atas kondisi yang disorot tersebut, Edis Galingging mendesak Bupati Simalungun untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Dispora, Bob Presly Saragih.

Menurutnya, evaluasi harus didasarkan pada capaian program, realisasi anggaran, efektivitas pembinaan organisasi kepemudaan, serta dampak kegiatan yang telah dilaksanakan terhadap perkembangan pemuda di Kabupaten Simalungun.

Ia menilai evaluasi tersebut penting untuk memastikan program kepemudaan berjalan sesuai dengan target dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa kepemimpinan Kepala Dispora tidak mampu memenuhi target dan tanggung jawab tersebut, Edis meminta Bupati Simalungun mempertimbangkan langkah tegas, termasuk pencopotan dari jabatan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

DPD KNPI Simalungun berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih serius terhadap pembangunan kepemudaan. Program yang terarah, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan, serta evaluasi kinerja yang objektif dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang berdaya saing dan berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Simalungun.

Penulis: Redaksi perda idEditor: Redaksi perda id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *