Catatan Founder Perda.id untuk Gerakan UMKM Istri Wakil Bupati Simalungun

PERDA. ID – Tulisan ini lahir murni dari antusiasme pribadi, Saya ..Hafidz Muchlizar atau biasa di sapa Gopis, Founder Perda.id, terhadap perhatian dan intensitas aktivitas Istri Wakil Bupati Simalungun ke Perdagangan dalam menyuarakan pembinaan serta penguatan UMKM. Tidak dimaksudkan sebagai kepentingan politik maupun sindiran kepada pihak mana pun.

Sebagai orang yang pernah bersentuhan dengan UMKM, media sosial, komunitas dan anak muda di Perdagangan, saya melihat perhatian tersebut sebagai peluang positif. Namun, menurut saya, pembinaan UMKM perlu diarahkan pada persoalan nyata di lapangan: pemasaran, kemasan, modal, legalitas, digitalisasi, branding, hingga akses pasar.

Kunjungan dan pendataan sebaiknya tidak hanya menyasar pelaku usaha yang sudah terlihat aktif. UMKM mikro, ibu rumah tangga, anak muda yang baru merintis, pedagang kecil dan masyarakat yang ingin memulai usaha juga perlu dipetakan. Pendataan sederhana melalui Google Form, misalnya, dapat mencakup jenis usaha, lokasi, lama usaha, kendala utama dan kebutuhan pendampingan. Dari sana dapat dibangun database dan peta UMKM Perdagangan yang menjadi dasar tindak lanjut.

Menurut saya, ukuran keberhasilan pembinaan bukan sekadar jumlah kunjungan atau publikasi, melainkan hasil yang dapat dilihat: berapa banyak UMKM yang naik kelas, produk yang berhasil mendapatkan pasar, pelaku usaha yang memperoleh pendampingan, serta usaha kecil yang mampu bertahan dan berkembang.

Saya juga berharap gerakan tersebut berjalan bersama pemerintah daerah dan perangkat dinas terkait. Bukan mengambil alih tugas pemerintah, Dinas terkait melainkan menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan program yang tersedia. Kolaborasi antara pemerintah Daerah, Dinas , hingga ke jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan yang bersentuhan langsung dengan komunitas, pelaku usaha, anak muda dan media justru dapat memperkuat ekosistem UMKM.

Sebagai bentuk dukungan, saya secara pribadi bersama Perda.id siap membuka ruang kolaborasi sesuai kapasitas yang dimiliki, termasuk dalam digitalisasi pemasaran, media sosial, publikasi, pengembangan produk, packaging, komunikasi publik, maupun menghubungkan pelaku UMKM dengan jejaring yang relevan.

Saya mengapresiasi perhatian dan kunjungan Istri Wakil Bupati Simalungun ke Perdagangan. Harapannya, perhatian tersebut dapat terus berkembang menjadi pembinaan yang berbasis data, pendampingan dan solusi nyata. Publikasi di media sosial dapat menjadi pintu masuk, tetapi keberlanjutan dan dampaknya kepada masyarakat adalah ukuran yang lebih penting.

Pada akhirnya, yang perlu diperjuangkan bukan siapa yang paling banyak tampil di media sosial, melainkan UMKM yang bertahan, produk yang terjual, anak muda yang berani memulai, ibu rumah tangga yang semakin mandiri, serta ekonomi masyarakat yang benar-benar tumbuh.

Perda.id, menyatakan siap berkolaborasi dalam kapasitas yang kami miliki.

Perdagangan siap menjadi ruang untuk membuktikan bahwa gerakan UMKM bukan hanya tentang kunjungan dan publikasi, tetapi tentang perubahan yang dapat dirasakan masyarakat.

— Hafidz Muchlizar (Gopis)
Founder Perda.id

Penulis: Hafidz Muchlizar (Gopis)Editor: Hafidz Muchlizar (Gopis)