Pria Asal Simalungun Ditemukan Meninggal di Tebing Tinggi, Diduga Akibat Sakit

Lokasi penemuan Rona Rio Sitorus, pria asal Simalungun yang ditemukan meninggal dunia di bekas warung nasi Jalan Imam Bonjol, Kota Tebing Tinggi.
Kondisi lokasi bekas warung nasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, tempat Rona Rio Sitorus (24), warga Kabupaten Simalungun, ditemukan meninggal dunia pada Selasa (14/7/2026). Polisi menduga korban meninggal akibat sakit setelah tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

TEBING TINGGI, PERDA.ID – Seorang pria asal Kabupaten Simalungun ditemukan meninggal dunia di sebuah bekas warung nasi di depan BRI Simpang Medan, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tambangan Hulu, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

Korban diketahui bernama Rona Rio Sitorus (24), warga Jalan Besar Pekan Bah Gunung, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh  seorang saksi bernama Dian Simanjuntak (47). Saat itu, saksi mendapati korban terbaring telentang di atas bangku kayu dengan kondisi mata terbuka dan sudah tidak bernapas.

Polisi mengevakuasi jenazah Rona Rio Sitorus, pria asal Simalungun yang ditemukan meninggal dunia di bekas warung nasi Jalan Imam Bonjol, Kota Tebing Tinggi.
Personel Polres Tebing Tinggi mengevakuasi jenazah Rona Rio Sitorus (24), warga Kabupaten Simalungun, yang ditemukan meninggal dunia di bekas warung nasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tambangan Hulu, Selasa (14/7/2026). Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dan korban diduga meninggal akibat sakit.

Sebelumnya, saksi mengaku sempat berkomunikasi dengan korban yang terlihat dalam kondisi sakit. Karena kesulitan berbicara, korban disebut hanya mampu menuliskan identitasnya di selembar kertas.

Melihat kondisi tersebut, saksi sempat menyarankan korban menunggu bantuan petugas Satpol PP yang direncanakan akan membawanya ke rumah sakit. Namun, ketika saksi kembali untuk memeriksa keadaannya, korban telah meninggal dunia.

Menerima laporan masyarakat, personel Polres Tebing Tinggi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah korban ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi guna menjalani visum.

Baca Juga : Supir Truk Tangki Tewas di Depan PT Shell Oil Sei Mangkei, Ditemukan Mulut Berbuih Saat Antre Masuk

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi AKP Mulyono mengatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses penanganan lebih lanjut dan pemulangan jenazah ke kampung halamannya di Kabupaten Simalungun.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang sedang mengalami sakit atau membutuhkan pertolongan di ruang publik.