MEDAN, PERDA.ID – Jagat media sosial di Kota Medan mendadak gempar. Sebuah video viral memperlihatkan suasana mencekam di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM), Helen’s Night Market, yang berlokasi di Jalan Setia Budi.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak sekitar 10 orang pengunjung—baik pria maupun wanita—terkapar tak sadarkan diri di lantai. Ironisnya, kondisi tersebut terjadi saat musik masih terus berdentum keras di dalam ruangan.
Merespons video viral tersebut, Satres Narkoba Polrestabes Medan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP. Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami insiden tersebut.
“Kami bersama pihak Bea Cukai sedang melakukan pendalaman di THM yang beberapa waktu lalu videonya viral di dunia maya,” ujar Rafli, Senin (6/4/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan beberapa bukti fisik yang mencurigakan:
Ditemukan di beberapa titik ruangan, diduga kuat berasal dari para pengunjung yang tumbang.
Petugas menyita sejumlah minuman beralkohol untuk diperiksa kandungan kimianya di laboratorium.
BACA JUGA : Polsek Tanjung Morawa Ringkus Duo Maling Motor, ‘Curut’ dan ‘Kecap’ Tak Berkutik
Selain fokus pada kandungan alkohol, polisi juga menelusuri kemungkinan adanya praktik peredaran atau penyalahgunaan barang haram di lokasi tersebut. Rafli menegaskan pihaknya tidak akan segan-segan mengambil tindakan hukum jika ditemukan pelanggaran.
“Penyelidikan masih kami lakukan. Tentu jika ditemukan praktik penyalahgunaan NAKOBA, tindakan tegas pasti akan kami lakukan,” tegasnya.
Berdasarkan narasi yang beredar di media sosial, insiden ini terjadi pada dini hari. Suasana yang awalnya penuh keceriaan mendadak berubah menjadi kepanikan saat belasan pengunjung tumbang secara bersamaan tanpa sebab yang jelas.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan bukti tambahan dan memeriksa saksi-saksi kunci, termasuk pengelola THM tersebut. Publik kini menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan apakah insiden ini murni karena pengaruh alkohol berlebih atau ada zat berbahaya lainnya yang memicu para pengunjung pingsan massal.






