SIMALUNGUN,PERDA.ID– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Terbaik I Realisasi Investasi Terbesar Tahun 2025 dalam ajang Pemkab Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) 2026.
Penghargaan prestisius tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kepada Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih. Prosesi penyerahan berlangsung khidmat di kawasan wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (11/6/2026).
Capaian ini menjadi bukti nyata keberhasilan Pemkab Simalungun dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan ramah investasi sepanjang tahun 2025. Penghargaan ini sekaligus menempatkan Simalungun sebagai daerah terdepan di Sumatera Utara dalam menarik minat penanam modal.
Dalam arahannya saat pembukaan PIISU 2026, Gubernur Sumut, Bobby Nasution, menekankan pentingnya kolaborasi dan inovasi untuk mempercepat pembangunan daerah. Ia meminta seluruh kepala daerah di Sumut untuk memperkuat sektor UMKM melalui penerapan feasibility study (studi kelayakan usaha).
“Jika ingin menarik investor, baik domestik maupun asing, tawarkanlah data UMKM yang sudah memiliki studi kelayakan. UMKM harus dianalisis secara terstruktur agar lebih terukur, naik kelas, dan berdaya saing,” tegas Bobby.
Pemprov Sumut, lanjut Bobby, berkomitmen terus mendukung digitalisasi UMKM, mempermudah izin usaha, memperluas akses pembiayaan, hingga memfasilitasi sertifikasi halal agar pelaku usaha lokal mampu bermitra dengan perusahaan berskala besar.
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen di Simalungun.
“Ini hasil kerja bersama. Terima kasih kepada Bapak Gubernur atas apresiasi ini. Penghargaan ini milik seluruh masyarakat Simalungun yang telah menjaga kondusivitas daerah, sehingga iklim investasi kita terus tumbuh subur,” ujar Anton.
Lebih lanjut, Anton menilai penyelenggaraan PIISU 2026 di Parapat menjadi momentum strategis untuk menegaskan posisi Simalungun sebagai gerbang kawasan Danau Toba yang terbuka bagi investor.
“Kami berharap ajang ini memicu munculnya peluang investasi baru yang berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja, peningkatan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Simalungun secara luas,” pungkasnya.
Acara pembukaan PIISU 2026 yang berlangsung pada 10-13 Juni 2026 ini juga diwarnai dengan penandatanganan kemitraan strategis antara pelaku usaha besar dan UMKM lokal. Beberapa di antaranya meliputi kerja sama antara Atsari Hotel dan Grand Tamaro Hotel dengan UMKM Makmur Jaya terkait pemasaran produk kerupuk Fish Skin Tilapia, serta sinergi PT Aqua Farm Nusantara dengan UMKM Makmur Jaya untuk penyediaan bahan baku.






