Akbar Putera Siregar: Orang Tua Adalah Benteng Pertama dari Dampak Buruk Medsos

Plt. Kadis Kominfo Simalungun Akbar Putera Siregar memberikan edukasi terkait pengawasan media sosial bagi anak dan remaja di Dolok Maraja.
Plt. Kepala Dinas Kominfo Simalungun, Akbar Putera Siregar, saat memberikan pemaparan pentingnya pengawasan orang tua terhadap aktivitas digital anak di Nagori Dolok Maraja, Kamis (11/6/2026).

SIMALUNGUN,PERDA.ID Kabu– Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)paten Simalungun, Akbar Putera Siregar, menegaskan bahwa peran orang tua menjadi garda terdepan dalam memproteksi anak dari sisi gelap dunia digital. Teknologi informasi yang seharusnya menjadi alat edukasi, kini berubah menjadi ancaman jika tidak diawasi secara ketat.

Penegasan ini disampaikan Akbar saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pemenuhan Hak Anak dan Deklarasi Relawan Perlindungan Anak yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Simalungun di Nagori Dolok Maraja, Kecamatan TapianDolok, Kamis (11/6/2026)

Jasa Pembuatan Website PERDA.ID

Di hadapan warga dan perwakilan pelajar dari MTs Al-Muslimun NU Bahsulung serta MTs Andalusia, Akbar mengingatkan bahwa membiarkan anak mengakses internet tanpa pendampingan adalah tindakan berisiko tinggi. Ia memaparkan bahwa bahaya seperti perundungan siber (cyber bullying), paparan konten negatif, hingga kecanduan gawai adalah tantangan nyata yang mengintai generasi muda saat ini.

“Orang tua dan guru adalah benteng pertama. Jangan lepas tangan. Internet itu sarana belajar dan berkreasi, tapi jika salah langkah, dampaknya fatal bagi perkembangan mental anak. Awasi aktivitas digital mereka,” tegas Akbar.

BACA JUGA : Simalungun Sabet Predikat Realisasi Investasi Terbaik di Sumut, Anton Saragih: Ini Hasil Kerja Kolektif

Selain menuntut pengawasan orang tua, Akbar juga mendorong peningkatan literasi digital agar remaja di Simalungun mampu memilah informasi secara bijak. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan secara produktif agar anak-anak Simalungun tumbuh menjadi generasi yang berdaya saing.

“Tujuan kita satu: menciptakan lingkungan digital yang ramah anak. Kita ingin anak-anak kita cerdas, berkarakter, dan tidak tersesat oleh informasi yang salah,” imbuhnya.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh TP PKK Nagori Dolok Maraja ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif. Tidak hanya cukup pada deklarasi, namun harus ada aksi nyata dari orang tua di rumah untuk terus memantau setiap langkah digital yang diambil buah hati mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *