SIMALUNGUN, PERDA.ID – Kondisi Jembatan Perdagangan atau Jembatan Sungai Bah Bolon di Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan masyarakat setelah sejumlah besi pengaman di sisi jembatan dilaporkan hilang diduga akibat pencurian. Warga menilai hingga kini belum terlihat adanya langkah pengamanan darurat di lokasi, Kamis malam (21/5/2026).
Pantauan tim redaksi PERDA.ID di lokasi menunjukkan beberapa bagian besi pembatas di sisi jembatan sudah tidak terpasang. Kondisi tersebut menyisakan celah terbuka yang dinilai cukup berisiko bagi pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas pada malam hari dengan penerangan minim.
Sejumlah warga berharap pihak terkait segera mengambil langkah antisipasi sementara guna mencegah terjadinya kecelakaan di lokasi jembatan penghubung tersebut.
BACA JUGA : Viral! “Rayap Besi” Pesta Pora di Titi Perdagangan Simalungun, Warga: Tak Ada Otak yang Mencuri!
Berdasarkan penelusuran di media sosial, persoalan hilangnya guardrail jembatan diketahui telah menjadi perhatian sejak April 2026. Pihak kelurahan juga diketahui sempat melakukan pemantauan ke lokasi pada malam hari.
Namun hingga akhir Mei 2026, warga menilai belum terlihat adanya pemasangan pembatas sementara maupun rambu peringatan tambahan di sekitar jembatan.
“Kami berharap ada langkah cepat, minimal pemasangan tanda peringatan sementara supaya pengendara lebih waspada saat melintas malam hari,” ujar seorang tokoh pemuda di Kecamatan Bandar kepada PERDA.ID, Kamis (21/5/2026).
BACA JUGA : Warga Minta Pemkab Simalungun dan Kapolres Simalungun Periksa Izin Brewzy Bar di Perdagangan
Masyarakat menyadari bahwa perbaikan permanen jembatan merupakan wewenang dan ranah anggaran Pemerintah Provinsi. Meski demikian, warga berharap koordinasi lintas instansi dapat segera dilakukan agar penanganan sementara di lapangan bisa segera terealisasi.
Selain itu, masyarakat juga meminta aparat terkait melakukan penyelidikan terhadap dugaan pencurian fasilitas umum tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan jalur penjualan material besi hasil pencurian.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya pemasangan pembatas darurat tambahan maupun rambu peringatan di sekitar lokasi jembatan. Tim Redaksi PERDA.ID masih berupaya menghubungi pihak Kelurahan Perdagangan I guna memperoleh klarifikasi resmi terkait sorotan masyarakat tersebut. (Tim Red)






