SIMALUNGUN, PERDA.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Panca Budi sukses menggelar kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Simalungun di Kampus STAI Panca Budi, Jalan Stadion No. 4, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mendapat antusiasme dari mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar tersebut bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah PMI sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Selain PMI Kabupaten Simalungun, kegiatan ini juga didukung Klinik Mata SMEC Siantar dan Klinik Atha yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada para peserta.
BACA JUGA : Forum Pemuda Simalungun Desak Pemkab Simalungun Tuntaskan Berbagai Persoalan Masyarakat
Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai prosedur donor darah guna memberikan pemahaman kepada peserta, khususnya mahasiswa yang baru pertama kali mendonorkan darah. Setelah itu, layanan donor darah dan pemeriksaan kesehatan dibuka secara gratis.
Mewakili Ketua STAI Panca Budi, Kepala Program Studi Perbankan Syariah Rahul Al Fatah Suripto, M.E., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan kemanusiaan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BEM STAI Panca Budi, PMI Kabupaten Simalungun, Klinik Mata SMEC Siantar, dan Klinik Atha yang telah berkolaborasi dalam kegiatan ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin kampus,” ujarnya.
Presiden Mahasiswa STAI Panca Budi, Nia Ramadhani Damanik, CPM, mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sosial yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia mengajak mahasiswa untuk tidak ragu mendonorkan darah karena seluruh proses dilaksanakan sesuai prosedur medis dan didampingi tenaga kesehatan profesional.
Selain donor darah, peserta juga memperoleh edukasi kesehatan dari masing-masing mitra kegiatan. Dokter PMI menjelaskan manfaat donor darah bagi kesehatan serta persyaratan yang harus dipenuhi calon pendonor.
BACA JUGA : Akbar Putera Siregar: Orang Tua Adalah Benteng Pertama dari Dampak Buruk Medsos
Perwakilan Klinik Mata SMEC Siantar memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama bagi generasi muda yang banyak beraktivitas menggunakan perangkat digital. Sementara itu, Klinik Atha menyampaikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Tingginya partisipasi peserta menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.






